dari kenyataan yang harus diterima
Tetes airmata dipaksa menghentikan
walau didalam sini tangis itu berlanjut
Kediaman yang kucipta membekukan
hati dan pikiran dan semangat hidup
Kecewa itu
semakin melebar dalam semua diri sampai batas kaki
kebingungan hati mencari pelarian
diantara indahnya mimpi Wajah indah
dari masa lalu ikut menambah
beban dalam melangkah
Lelah menunggu
semuanya berubah hati ini sudah tak sanggup
untuk berbicara Ingin berteriak
sekerasnya
ingin melepaskan semuanya yang buat kecewa
Tak ada lagi senyum didalam sini
yang ada hanya rasa
kecewa dan putus asa........
skadar puisi........
tiada tg tsirat dan tsurat......
No comments:
Post a Comment